Hipotesis lain menyebutkan PMS disebabkan adanya perubahan hormonal, meningkatnya kadar estrogen dalam darah yang pada giliranya menyebabkan munculnya gejala-gejala depresi. Meningkatnya kadar estrogen akan mengganggu proses kimia tubuh termasuk vitamin B6. Vitamin ini dikenal sebagai vitamin antidepresan karena berfungsi mengontrol produksi serotonin yang penting dalam mengendalikan perasaan seseorang.
Sejatinya, vitamin B6 mempunyai peran penting dalam metabolisme energi. Vitamin B6 memiliki banyak peran penting terutama dalam metabilisme protein. Selain itu, vitamin B6 berperan dalam sintesis dan metabolisme protein, khususnya serotonin. Serotonin diyakini berperan aktif sebagai neurotransmitter dalam kelancaran fungsi otak.
Berdasarkan hal ini, maka diperlukan asupan vitamin B6 guna mengurangi perasaan emosional yang seringkali mendera wanita menjelang masa menstruasi. Defisiensi vitamin B6 akibat aktivitas hormon estrogen yng tidak nomal sehinga membuthkan asupan vitamin B6 untuk membantu menormalkan aktivitas hormon tersebut. Selain vitamin B6, asupan mineral seperti kalsium, seng, magnesium, dan vitamin E hrus cukup agar terhindar dari PMS.
Buah-buahan atau sayuran yang bisa dimanfaatkan untuk gangguan pramenstruasi diantaranya avokat, pisang, mangga, melon, sawo, salak, terong belanda, semangka, semua sayuran hijau, bawang merah, bwang putih, sawi putih, taoge, wortel, paprika, ubi jalar merah, labu kuning dan cincau hijau. (109 Jus Untuk Terapi, 2007)




0 komentar:
Posting Komentar