Senin, 21 Mei 2012

JUS UNTUK MENURUNKAN KADAR KOLESTEROL TINGGI


Kadar kolestreol tinggi disebut juga hiper kolesterolemia. Pada dasarnya kolesterol dibutuhkan oleh tubuh, tetapi jika kadarnya dalam darah melebihi 200 mg/ disebelah minimal 10 jam puasa, kolesterol malah menjadi penyebab berbagai penyakit.  

Kolestreol adalah salah satu jenis lemak dalam tubuh yang berguna untuk pembentukan sel dan berbagai hormone. Dengan demikian, kolesterol sangant dibutuhkan oleh tubuh agar dapat hidup sehat atau normal. 

Tanpa kolesterol seseorang tidak akan hidup. Tetapi, bila jumlahnya dalam darah tetrlalu tinggi, maka kolesterol disini bukan lagi berguna tetapi dapat menjadi penyebab berbagai penyakit. Apabila tidak segera ditanggulangi, maka dapat membahayakan nyawa penderita. 

Sebenarnya tidak hanya kolesterol yang harus diperhatikan. Ada komponen lemak darah yang mempunyai peranan yang cukup penting yaitu trigliserida, HDL, dan LDL. 

Semua jenis lemak tidak larut dalam air atau dalam darah. Karena itu, kolesterol dalam darah mempunyai alat pengangkut khusus yang dikenal dengan lipoprotein. Berdasarkan kepadatannya (densitas), bila diperiksa dengan suatu alat khusus, lipoperotein dibedakan menjadi lipoprotein yang densitasnya tinggi  (HDL) dan yang densitasnya rendah (LDL). 

Kolesterol yang berlebihan, tidak akan terangkut seluruhnya oleh lipoprotein dari aliran darah diseluruh tubuh yang akan dibawa menuju hepar (hati). Pada pemerikasaan darah setelah puasa minimal 10 jam, pada penderita jenis ini akan didapati kadar kolesterol di atas 220-250 mg/dl dan jumlah LDL juga lebih  tinggi dari normal (lebih tinggi dari 150 mg/dl). Namun, jumlah HDL-nya mungkin menurun atau kurang dari 40 mg/dl. 

Kalau keadaaan ini dibiarkan dalam waktu yang lama, kolesterol yang berlebih tadi akan menempel didinding pembuluh darah (plak cholesterol). Akibatnya, dinding pembuluh darah yang semula cukup lentur (mudah berkerut dan melebar), lama kelamaan akan menjadi lebih kaku (aterosklerosis) dan tidak dapat berdenyut dengan sempurna. 


Untuk mencegah hiperkolesterolismia atau untuk menurunkan kadar kolesterol, disarankan untuk mengurangi konsumsi lemak terutama lemak hewani dan memperbanyak konsumsi sayur dan buah. Lemak hewani biasanya merupakan lemak jenuh (saturated fat) dan mengandung banyak kolesterol. Lemak jenuh sangat signifikan dpat menaikkan dapat menaikkan kadar kolesterol darah. 

Mengonsumsi banyak kolesterol dan buah sangat baik bagi penderita kolesterol tinggi. Serat dalam jus sayuran dan buah akan mengikat lemak dan kolesterol dalam sayuran cerna dan buah juga mampu menurunkan kandungan kolesterol darah. Zat anti oksidan didalam jus juga melindungi tubuh dari berbagai penyakit degeneratif seperti kanker, penyakit jantung, dan penyempitan darah lainya. 

Buah dan sayuran yang bermanfaat untuk terapi menurunkan kadar kolesterol diantaranya pepaya, jambu biji, apel, jeruk, nanas, belimbing wuluh, kiwi, rambutan, mangga, kol, kembang kol, bayam, seledri, kapri, wortel, brokoli, avokad, jeruk lemon, pare, sawi hijau, labu kuning, tauge, paprika, bawang bombay, dan bawang putih. Sementara ramuan herbal untuk menurunkan kadar kolesterol adalak temulawak. ( 109 Jus Untuk Terapi, 2007)
 

0 komentar:

Posting Komentar